Morihei Ueshiba

21Apr10

Berbicara mengenai Aikido kita tidak mungkin lepas dari sosok Morihei Ueshiba yang telah berhasil menciptakan Aikido dari beberapa ilmu yang diracik dengan sangat baik menjadi suatu filosofi dan juga sekaligus beladiri yang effektif.

Morihei Ueshiba yang juga sering kali dipanggil sebagai O Sensei (guru besar) lahir di Tanabe Wakayama pada 14 Desember 1883 dan meninggal di Iwama Ibaraki pada 26 April 1969 di usia 85 tahun. Dalam perkembangannya Aikido ini tidak lepas dari beberapa pengaruh yang tentunya menjadi inspirasi atau ide bagi Morihei Ueshiba antara lain adalah Jujutsu dan Kenjutsu serta Zen yang memang merupakan bagian dari kebudayaan dan religi di Jepang.

Sepeninggal Morihei Ueshiba, pengembangan Aikido diteruskan secara turun temurun kepada Kishomaru Ueshiba dan kemudian dilanjutkan oleh Moriteru Ueshiba yang tidak lain adalah cucu dari Morihei Ueshiba.

Selain mewariskan Aikido, Morihei Ueshiba juga mewariskan suatu buku yang berjudul “The Art of Peace” buku ini merupakan perwujudan atas filosofi cinta kasih yang dianut Ueshiba. Filosofi ini juga yang mendasari adanya Aikido, dengan filosofi ini Aikido berkembang sebagai suatu bela diri yang memang diperuntukkan hanya untuk menetralisir atau menghindari serangan yang terjadi, dan bukan sama sekali untuk dipergenukan menyerang orang lain.



No Responses Yet to “Morihei Ueshiba”

  1. Leave a Comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


%d bloggers like this: